Rabu 22 November 2017 , 12 25 pm

Nusantara Mengaji: Maulid Nabi Harus Jadi Momentum Perubahan

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dinilai harus menjadi momentum perubahan sekaligus pengingat tentang pentingnya akhlak dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Rujukannya adalah perilaku Rasulullah sebagai cermin ajaran Al Quran.

“Seluruh tuntunan kebahagian hidup dunia dan akhirat terdapat dalam Al Quran,” ujar inisiator Gerakan Nusantara Mengaji, A Muhaimin Iskandar, Minggu (11/12/2016), lewat layanan pesan yang diterima Kompas.com, Senin (12/12/2016).

Karenanya, kata Muhaimin, kecintaan dan penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW harus pula diwujudkan dalam pemahaman dan pengamalan Al Quran. Di sinilah, ujar dia, urgensi kehadiran gerakan yang dia inisiasi.

Berbicara dalam acara Khataman Akbar Nusantara Mengaji se-Kota Bogor sekaligus peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Baitul Faizin, Bogor, Jawa Barat, Muhaimin mengatakan, gerakannya ingin menggalang kembali pemahaman dan pengamalan Al Quran itu.

“Dimulai dari (mendorong) intensitas tinggi membaca Al Quran,” sebut dia.

Muhaimin menambahkan, kemajuan suatu bangsa tak akan bisa dipisahkan dari kualitas perilaku setiap warganya. Dalam bahasa agama, perilaku itu disebut akhlak.

Peradaban semaju apa pun yang dicapai suatu bangsa, kata Muhaimin, akan rapuh bila tak dilandasi dengan akhlak mulia. Banyak negara disebut maju, ujar dia, tetapi kasus-kasus kriminal juga meningkat pesat karena tekanan stres.

Kemajuan lahiriah, menurut Muhaimin harus diperkuat dengan spiritualitas dan akhlak. Bagi umat Islam, teladan terbaik akhlak adalah Rasulullah SAW sebagai cerminan utuh dari kandungan ajaran Al Quran.

“Islam, akhlak, dan kemajuan, jangan dipisahkan,” tegas Muhaimin.

Muhaimin meminta, generasi muda Muslim untuk kembali menggali dan meneladani sosok Rasulullah SAW. Ini penting, kata dia, mengingat generasi muda milineal punya kecenderungan apatis, egois, dan tidak percaya diri, meski unggul di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.

Momentum perubahan dan teknologi

Menurut Muhaimin, keteladanan Rasulullah pun tetap relevan untuk saat ini. Sebut saja soal kemandirian sebagai pengusaha sejak berusia muda, kepedulian tinggi terhadap sesama, sekaligus kemampuan kepemimpinan dengan menebarkan rahmat dan kasih sayang kepada manusia dan makhluk lain.

Karena itu, Muhaimin berharap peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dapat menjadi momentum perubahan. “Generasi muda harus meneladani Rasulullah sebagai generasi tangguh,” tegas dia.

Sementara itu, Koordinator Nasional Nusantara Mengaji, Jazilul Fawaid, menambahkan, peringatan ini juga merupakan upaya pendidikan untuk menguatkan karakter bangsa.

“Kegiatan maulid selalu mengingatkan kita untuk terus meneladani perilaku Rasulullah, yakni sifat dan sikap mulia yang berlaku universal dalam memperkuat budaya kesantunan dan karakter khas ketimuran kita,” kata Jazilul.

Jazilul menyebutkan, Rasulullah sebagai teladan umat senantiasa mengajarkan manusia tentang toleransi, tenggang rasa, dan membangun kerukunan dalam keragaman.

“Keteladanan Nabi mengajarkan kita agar menjadi pribadi dan masyarakat beradab. Beliau adalah Al Quran ‘berjalan’ yang akhaknya juga cerminan nilai-nilai Alquran,” ujar Jazilul, mengutip hadis yang diriwayatkan Aisyah RA.

Dalam kesempatan itu, Jazilul menyinggung kondisi umat Islam di Indonesia yang sekarang bisa jadi lebih banyak membaca informasi dari beragam pemberitaan dan media sosial, tetapi kerap lupa membaca Al Quran.

“Ini harus kita sayangkan, karena bukan hanya tidak berpahala melainkan info seperti dari media sosial itu masih perlu diverifikasi mana yang benar dan mana yang tidak benar,” ujar dia.

Menurut Jazilul, kemajuan teknologi informasi seharusnya dimanfaatkan untuk hal yang positif. Pemikiran inilah, ujar dia, yang melatari langkah Gerakan Nusantara Mengaji meluncurkan aplikasi Khataman Online.

Jazilul berharap, kehadiran aplikasi ini membantu umat Islam lebih gampang mengaji sewaktu-waktu dan bahkan menggelar khataman bersama orang-orang yang berbeda lokasi.

“Terutama generasi muda, yang menurut survei, paling banyak mengakses media sosial,” imbuh dia.

Maulid Nabi adalah peringatan hari kelahiran Rasulullah Muhammad SAW. Menurut kalender Islam, peristiwa ini diperingati setiap 12 Rabiul Awal. Pada tahun ini, penanggalan tersebut bertepatan dengan 12 Desember 2016.

Sumber : Kompas.com

About Nabiel,S.Kom

Seorang Blogger dan Webmaster sekaligus seorang Guru muda lulusan STMIK Pranata Jakarta yang gemar menggeluti program, koding, desain, animasi, video, teknik, jaringan, security dan segala macam hal tentang komputer termasuk Game. "Saat kita belajar, jangan ada kata menyerah, tidak ada yang tidak mungkin dalam hidup selama kita mau berusaha. Jangan lupa bahagia"

Check Also

Wakil Walikota Meriahkan HUT ke 62

HUT-62 SMK Negeri 1 Banjarmasin Dimeriahkan Oleh Wakil Walikota Bapak Herman Syah yang juga Alumnus …

Hut PGRI Penghargaan Satyalancana Karya Satya 2016

Dalam Rangka hut PGRI Guru yang mengabdi selama 10,20, dan 30 tahun mendapatkan penghargaan SATYALANCANA …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *